Belajar (bersabar) sekarang, Belajar (bersabar) lagi, Belajar (bersabar) terus. Sepertinya inilah insight hari (yang terasa) panjang hari ini.
Pffttt...hari ini aku merasa menjadi makhluk antah berantah, mengawali lagi dengan kecemasan yang tingginya menjulang sangat tinggi. Apa yang aku khawatirkan? Heloo. Besok pagi2 sekali aku harus mengangkat ransel untuk kembali merantau tapi lihat persiapanku. Surat keputusan perpindahan belum terbit, tiket belum (berani) ku booking karena masih menunggu keputusan perpindahan, harus mengisi survei kesehatan online (ditengah sinyal yang ngajak gelut), harus mengaupload beberapa dokumen (yang sudahh berkali2 belm juga berhasil. Sampai denga kali ke 10 baru berhasil) padahal sudah bela2in ke kota kecamatan yang jaraknya sektar 30 menit jika ngebut. Kue tart yang belum dipesan, kontak cso tidak bisa dihubungi, koper yang tiba2 rusak, ada berkas yang keselip dan bikin panik, harus mengambil pesanan krupuk di desaa ujung nan jauh disana.
Lengkap sudah hari ini dengan segala apa2nya. Bahkan pallubutung yng di buat mamak untukku terasa pahit di tenggorokan. Moodku luluh lantah. Ingin rasanya menjadi plankton dan menceburkan diri ke laut belakang rumah. Hiks.
Jelang sore tadi akhirnya aku berhasil menghubungi narahubung tersebut, ku tanyakan satu persatu. Setelah menelfon titik terang datang satu persatu. Ku beranikan diri memesan tiket, berhasil memesan kue dan mendelegasikan si Ayu untuk mebgambil selepas magrib. Satu persatu beban tadi meleleh. Alhamdllah. Setelah terurai, aku bergegas ke rumah Imel sahabatku semenjak TK sampai sekarng, di rumahnya aku berbicara sendiri (semacam monolog) non stop. Dia menimpali dengan hanya tersenyum sendiri. Setelah selesai aku bercerita betapa uring2annya aku hari ini, dia menertawaiku. Begitu juga aku yang menertawakan diriku sendiri yang merasa ditertawi oleh lelucon hari ini.
Setelah kembali dari rumah imel, aku jauh merasa lebih tenang.
Hari ini aku merasa banyal selali yang haru ku perbaiki dari sisitem pengambilan keputusanku. Dipikirkan terlalu matang juga ada saja yang masih tdah terpikir.
Besok2 semoga dapat mengabil keputusan dengan cepaat dan tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar