Senin, 02 Mei 2016

masih ja(t)uh

Mengapa persimpangan jalan ini belum juga berakhir
Aku yang berjalan ditempat
atau jalan ini terlampau panjang untuk ku tapaki sendiri?
Kerikilnya belum berubah,
masih sama dengan kerikil dipersimbangan yang lalu
Kecil, tajam dan terkadang bulat
Belum ku temui petunjuk jalan yang berarti
Hanya peringatan untuk berbelok, tikungan tajam, dan juga licin
Atau mungkin mereka lupa memasang petunjuk itu
Hari makin terik,
Ingin berbalik tidak mungkin, mundur berarti mati
Maju hanya satu-satunya pilihan
Aku pun tak rela dipanggil pecundang esok lusa
Tapi?
Baiklah akan kuselesaikan perjalanan ini.
Kau ingin membersamaiku wahai terik? Mari,
karna akupun akan mengantarmu menuju senja
dan bila kau bertemu rembulan malam
katakan padanya bahwa aku akan terus berjalan maju.


Cisitu Dingin, 28 april 2016 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar