Hari ini
lumayan menyenangkan, apa yang menyenangkan dari hari ini? menyaksikan matahari
terbit, merasakan gerimis, ketemu sodara se almamater, hahahihi di kelas,
nengok Indonesia Hijab Festival, nyasar dan kehujanan. What a fantastic
day!!
Oiyah satu
lagi, hari ini lagi-lagi aku harus bertemu dengan realita bahwa mungkin
hari-hari kemarin telah memberikan kita tanda akan apa yang akan terjadi saat
ini, (hanya tanda, bukan yang lain)
Jadi begini
ceritanya, sekitar seminggu yang lalu kak Ita sama Kak Ija ngajakin ke tempat
makan yang belum pernah kami kunjungi, konon katanya (menurut kak Ita) tempat
yang akan kami tuju itu bersih dan harga makanannya standar, akhirnya tanpa
pikir panjang kamipun ringan langkah ngikutin kak ita. Tapi radius 3 meter dari
tempat itu perasaan saya kok tiba-tiba gak enak ya, dan kayaknya kak Ija juga
ngerasain yang sama, kami sontak ketawa bareng setelah berpandangan dan seolah
saling mengerti apa maksud pandangan masing-masing kami.
Daaaan,
yaaah, kami aneh aja gitu lho, baru nyampe , sudah ada tiga pelayan menyambut
kami dengan ramah, senyum terbaik dan juga mengantarkan kami ke salah satu meja
yang kosong. Karena lapar kami buru2 meminta daftar menu dan benar saja,
feeling aku sama kak Ija sama, whaat? The lowest price is 20 ribu, kak
Ija milih pesanan sambil ngomel, “ini si, di tunnel dapet 10000” hahaha. Makan
siang kami hari itu penuh hahahihi deh, keluar dari tempat mahal itu pun aku
masih lapar hahaha.. parah. Selesai.
Nah kenapa
saya bilang akan ada tanda-tanda ynag diberikan hari kemarin untuk apa ang
terjadi hari ini? Gini, setelah makan mahal itu, saya iseng posting sesuatu di
grup almamater saya waktu SMA dulu, perihal tanya-tanya keberadaan sesame
alumni yang sedang di Bandung, yaaa, maksud saya sih pengen kumpul-kumpul gitu
ya, maklum hobi lama belum sembuh. Nah singkat cerita ketemulah salah satu
alumni yang ternyata dosen di ITB, akhirnya sayapun terhubung dan janjian untuk
ketemu.
Awalnya,
janjian ketemu kami dengan format “saya menemui beliau di kantornya” tapi entah
kenapa, beliau tiba-tiba mengirimkan pesan perubahan waktu dan tempat, dan
kalian tau dimana? Di tempat makan mahal ituu gaess… hahaha
Saya langsung
ketawa-ketawa sendiri baca pesan itu, sigap saya iyakan dan tadi siang kami
akhirnya ketemu dan makan siang ditempat itu daaan kabar baiknya lagi adalah
saya ditraktir (ah, dasar mahasiiswa) :D
Saya langsung
ngeh bahwa ‘ajakan kak Ita tempo hari itu bertanda saya akan ke tempat itu
lagi, dan saya bersyukur” karena saya sudah bisa pastikan akan memilih makanan
dan minuman apa (ya biar gak keliatan katro2 banget gitu) :D
Dan ini
kejadian bukan kali pertama, kalo saya kait-kaitkan emang banyak banget
kejadian yang saya alami menjadi tanda untuk kejadian lainnya. Mungkin in
isalah satu hukum kausalitas kali ya, ahhh…apalah…
Nah apa isi
obrolan saya dengan alumni yang temui tadi siang itu? Mungkin besok ya saya
tulisin, malam ini masih diindapkan dulu, siapa tau bisa berisi yang baik,
oiyah, tentang hijab festnya juga belum ya. Next post yes :D
Bandung, 28 april 2015
21:26
Tidak ada komentar:
Posting Komentar