Jumat, 30 November 2012

j.o.g.j.a (seribu rasa satu warna)

jogja itu sederhana yang punya nilai romantika yang tinggi,
jogja punya  seribu satu rasa dalam kesederhanaannya.
dalam setiap seruputan "kopi joss" sepanjang rell
jogja punya makna dalam hangatnya "wedang ronde"
jogja punya cerita dalam "pendowo limo"nya
jogja sarat akan makna hidup.makna akan hi  dup yang keras, butuh perjuangan tapi tetap saja tidak kehilangan rasa di dalamnya.
 . . . . . .
j.o.g.j.a
tak perlu kau kerutkan dahi untuk membuat antitesa dari padanya
karena ia telah punya warna sendiri yang tak akan pudar meski kelak waktu akan terus berlari bahkan secepat kilat
jogja tak sekedar berhati nyaman
namun juga menyimpan seribu satu cerita duka,
entah berapa ratus janji yang telah terkhianati di jogja ini
dan telah jutaan bahkan milyara janji yang terikrar...
entahlah..
jogja, tetaplah jogja.... jogja tetaplah istimewa
tak sebatas tugu dan alun-alun
juga tak sesederhana angkringan
tapi juga tak semegah singgasana raja....
di jogja..
segala bentuk hidup dari berbagai dimensi akan kau jumpai.
....
hah, jogja, selalu saja ada cerita di balik kesederhanaannya
tiwul, gudeg,ronde, wedang, kopi joss, ankrinngan, musisi jalanan, bakpia, skatenan, burjo dengan Tante dan magelangannya...........

istimewa, selalu :D

jogja, 30 nov 2012


 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar